- Pengertian Basis Data
Dalam
kehidupan sehari-hari kita sering membahas mengenai data dan informasi.
Informasi berasal dari kumpulan data yang disimpan secara terstruktur pada
sebuah sistem yang dikenal dengan basis data (database). Pada bab awal
ini akan dibahas tentang definisi, komponen sistem basis data, sistem file,
abstraksi data, bahasa basis data, database administrator dan struktur
sistem.
a. Data dan Informasi
Definisi
data dan informasi dari beragam sumber maka dapat disimpulkan definisi dari
data dan informasi sebagai berikut:
• Data, adalah respresantasi untuk mewakili nilai
fakta dunia nyata. Representasi data dapat berupa nilai numerik, alphanumerik,
gambar, suara, video, dan lain-lain. Fakta dunia nyata dapat berupa barang,
kejadian, aktivitas, perasaan dan semua tentang dunia nya.
• Informasi, adalah data yang telah dikelola dalam
bentuk tertentu untuk memberikan makna atau arti bagi penerimanya.
Kualitas data dan
informasi dipengaruhi oleh hal-hal sebagai berikut:
• Benar
merepresentasikan dunia nyata, dan
• Tepat waktu, dan
• Tepat penggunaan.
b. Tujuan dibangunnya Basis Data
- Kecepatan & kemudahan (speed)Dengan memanfaatkan basis data, memungkinkan kita untuk dapat menyimpan data atau melakukan perubahan/ manipulasi terhadap data atau menampilkan kembali data tersebut secara lebih cepat dan mudah.
- Efisiensi Ruang PenyimpananKarena keterkaitan yang erat antara kelompok data dalam sebuah basisdata,maka redundansi (pengulangan) pasti akan selalu ada, sehingga akan memperbesar ruang penyimpanan. Dengan basisdata, efisiensi ruang penyimpanan dapat dilakukan dengan menerapkan sejumlah pengkodean, atau dengan membuat relasi-relasi antar kelompok data yang saling berhubungan.
- Keakuratan (accuracy)Pengkodean atau pembentukan relasi antar data bersama dengan penerapan aturan/batasan (constraint), dmain data, keunikan data, dsb, yang secara ketat dapat diterapkan dalam sebuah basis data, sangat berguna untuk menekan ketidak akuratan penyimpanan data.
- Ketersediaan (availability)Dengan pemanfaatan jaringan komputer, maka data yang berada di suatu lokasi/cabang dapat juga diakses (tersedia/available) bagi lokasi/cabang lain.
- Kelengkapan (completeness)Kelengkapan data yang disimpan dalam sebuah database bersifat relatif, bisa jadi saat ini dianggap sudah lengkap, tetapi belum tentu pada suatu saat dianggap lengkap. Untuk mengakomodasi kelengkapan data.
- Keamanan (security)Aspek keamanan dapat diterapkan dengan ketat, dengan begitu kita dapat menentukan pemakai basis data serta obyek-obyek didalamnya ,serta jenis-jenis operasi apa saja yang boleh dilakukannya.
- Kebersamaan Pemakai
(sharability)Basis
data yang dikelola dengan aplikasi multi user dapat memenuhi kebutuhan ini.
Alasan mengapa mempelajari basisdata :
•
Perpindahan dari komputasi ke informasi
•
Himpunan elemen data semakin banyak dan beragam, sebagai contoh
- Perpustakaan
digital.
- Video
interaktif
- Kebutuhan
untuk memperluas DBMS
•
DBMS mencakup bidang ilmu lain, sebagai contoh:
- System
operasi, bahasa pemrograman, teori komputasi, AI, logika, multimedia.