Perintah-perintah DML :
1. INSERT
Insert merupakan perintah yang berfungsi untuk menyisipkan, memasukkan dan menyimpan data dari luar sistem ke dalam tabel.
SQL yang digunakan :
INSERT INTO [nama_tabel] VALUES (isi1, isi2, isi3, ...);
Contoh :
2. SELECT
Berfungsi untuk melakukan pengambilan sejumlah data yang ada di dalam table untuk ditampilkan ataupun dimanipulasi.
SQL yang digunakan:
a. Menampilkan seluruh isi tabel
SELECT * FROM [nama_tabel];
contoh :
b. Menampilkan dengan klausa WHERE
SELECT * FROM [nama_tabel] WHERE [kondisi];
Contoh :
c. Menampilkan field tertentu
SELECT nama_field1, nama_field2,...... FROM [nama_tabel];
Contoh :
d. Menampilkan data yang diambil dari beberapa tabel
SELECT tabel1.field, tabel2.field,....
FROM tabel1, tabel2,....
WHERE kondisi;
Contoh :
e. Penggunaan operator AND dan OR
Untuk mengambil data tertentu dengan syarat/kondisi lebih dari satu, dan apabila semua syarat bernilai benar.
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi1 AND kondisi2 AND kondisi3..;
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi1 OR kondisi2 OR kondisi3...;
f. Penggunaan operator BETWEEN dan NOT BETWEEN
Untuk menyaring data dengan rentang tertentu (memiliki jangkauan).
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field BETWEEN batas_bawah AND batas_atas ;
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field NOT BETWEEN batas_bawah AND batas_atas ;
Contoh :
g. Penggunaan operator LIKE dan NOT LIKE
Untuk menseleksi data dengan kriteria mengandung kata atau klausa yang didefinisikan oleh LIKE.
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field LIKE ‘%....’;
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field LIKE ‘....%’;
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field LIKE ‘%....%’;
1. INSERT
Insert merupakan perintah yang berfungsi untuk menyisipkan, memasukkan dan menyimpan data dari luar sistem ke dalam tabel.
SQL yang digunakan :
INSERT INTO [nama_tabel] VALUES (isi1, isi2, isi3, ...);
Contoh :
2. SELECT
Berfungsi untuk melakukan pengambilan sejumlah data yang ada di dalam table untuk ditampilkan ataupun dimanipulasi.
SQL yang digunakan:
a. Menampilkan seluruh isi tabel
SELECT * FROM [nama_tabel];
contoh :
b. Menampilkan dengan klausa WHERE
SELECT * FROM [nama_tabel] WHERE [kondisi];
Contoh :
c. Menampilkan field tertentu
SELECT nama_field1, nama_field2,...... FROM [nama_tabel];
Contoh :
d. Menampilkan data yang diambil dari beberapa tabel
SELECT tabel1.field, tabel2.field,....
FROM tabel1, tabel2,....
WHERE kondisi;
Contoh :
e. Penggunaan operator AND dan OR
Untuk mengambil data tertentu dengan syarat/kondisi lebih dari satu, dan apabila semua syarat bernilai benar.
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi1 AND kondisi2 AND kondisi3..;
SELECT * FROM nama_tabel WHERE kondisi1 OR kondisi2 OR kondisi3...;
f. Penggunaan operator BETWEEN dan NOT BETWEEN
Untuk menyaring data dengan rentang tertentu (memiliki jangkauan).
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field BETWEEN batas_bawah AND batas_atas ;
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field NOT BETWEEN batas_bawah AND batas_atas ;
Contoh :
g. Penggunaan operator LIKE dan NOT LIKE
Untuk menseleksi data dengan kriteria mengandung kata atau klausa yang didefinisikan oleh LIKE.
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field LIKE ‘%....’;
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field LIKE ‘....%’;
SELECT * FROM nama_tabel WHERE field LIKE ‘%....%’;